Saat ini koneksi Internet di kantor saya akan segera diupgrade menjadi dedicated 512 kbps. Sehubungan dengan hal tersebut maka rencananya akan diinstall sebuah aplikasi webmail di server Linux yang tidak hanya sebagai email dan webmail namun bisa berfungsi sebagai “Microsoft Exchage”nya versi Linux yang mempunyai fungsi mail server yang dikolaborasi dengan kontak, penjadwalan, kalender, manajemen dokumen dan lain sebagainya.
Aplikasi tersebut adalah Zimbra. Namun sebelum Zimbra tersebut diinstall maka terlebih dahulu harus disiapkan server yang handal baik hardware maupun Operating Systemnya. OS yang akan digunakan adalah GNU/Linux dan Distro yang akan digunakan untuk keperluan instalasi Zimbra ini adalah Ubuntu Server 8.04 64 bit.
Dan berikut langkah Instalasi Ubuntu Server 8.04
Install Ubuntu
Berikut langkah untuk Install ubuntu Server 8.04 64 bit
Download iso Ubuntu Server 8.04_64 dari server ubuntu di sini.
Lalu Burn iso Ubuntu ke CD
Install ubuntuk di server :
Pada saat prompt boot pertama kali maka akan ditanya jenis bahasa yang akan digunakan. Pilih English.
Setelah itu pada proses berikutnya akan ditanya jenis layout keyboard, maka pilih US keyboard sebagai pilihan standar.
Program Iinstaller selanjutkan akan mencari jenis hardware yang digunakan lalu mengkonfigurasi hardware tersebut. selanjutnya system akan mengkonfigure seting network menggunakan DHCP. Karena Server menggunakan IP Statik maka isi parameter dengan IP yang sudah disediakan sbb :
Ip Address : 10.10.10.1
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 10.10.10.254
Dns Server : 10.10.10.1
Selanjutanya installer akan menanyakan system hostname dan Time Zone. Isi hostname dengan zimbra.glsship.com dan Time Zone dengan +7 Jakarta, Bangkok
Selanjutnya diminta untuk memilih beberpa option untuk mengkonfigurasi layout Harddisk. Pilih auto agar system mengkonfigure secara otomatis.
Selanjutnya Installer akan memformat Hard Disk dan melakukan proses Instalasi.
Setelah proses instalasi selanjutnya akan ditanyakan setup untuk user baru, user/account ini sudah mempunyai akses ke root dengan menggunakan utilitas sudo.
Selanjutnya akan muncul task option untuk menginstall atau tidak menginstall beberapa aplikasi. Untuk task secara detail bisa dilihat di the section called “Package Tasks”.
Terakhir sebelum proses rebooting adalah menset clock ke UTC,Done.
Package Tasks
Selama proses Instalasi Ubuntu Server Edition ada beberapa option untuk menginstall atau tidak menginstall beberapa paket opsional/tambahan dari CD. Paket tersebut adalah sbb:
DNS server: Pilih BIND DNS server dan dokumennya untuk menginstall DNS Server.
LAMP server: Pilih paket sudah jadi satu Linux/Apache/MySQL/PHP server untuk menjalankan apache, php dan mysql server.
Mail server: Task ini untuk memilih beberapa paket umum yang berguna untuk membangun sistem mail server.
OpenSSH server: Pilihan paket yang berguna untuk OpenSSH server.
PostgreSQL database: Pilihan task ini untuk menginstall paket client dan server PostgreSQL database.
Print server: Task ini untuk mensetup printer server.
Samba File server: Task ini untuk mensetup system sebagai Samba file server, yang mana bisa digunakan untuk sharing file sistem dalam suatu network antara Windows dan Linux.
Untuk instalasi paket yang mutakhir (untuk yang sudah mahir) bisa menggunakan utility tasksel. Salah satu fitur yang penting yang membedakan anatara Ubuntu (or Debian) dengan distribusi GNU/Linux yang lainnya. Dimana setelah paket diinstall juga akan dikonfigurasi secara default, biasanya akan muncul prompt yang memberikan informasi tambahan. Misalnya ketika paket diinstall maka paket tidak hanya diinstall tapi dikonfigure untuk memastikan service telah terinstall dan terintegrasi secara penuh.
Setelah proses instalasi selesai selanjutnya kita dapat melihat daftar task yang tersedia dengan mengetikkan perintah tersebut di terminal prompt:
0 komentar:
Posting Komentar